TRAINING PROCUREMENT

training-procurement-1

Deskripsi Pelatihan

Procurement merupakan salah satu fungsi strategis dalam perusahaan yang berperan memastikan ketersediaan barang dan jasa sesuai kebutuhan operasional, spesifikasi, kualitas, waktu, serta anggaran yang telah ditetapkan. Proses ini tidak hanya berkaitan dengan pembelian, tetapi juga mencakup perencanaan kebutuhan, pemilihan pemasok, evaluasi penawaran, negosiasi, pengelolaan kontrak, hingga pemantauan kinerja vendor. Pengelolaan procurement yang efektif membantu perusahaan mengendalikan pengeluaran, menjaga kelancaran rantai pasok, dan meminimalkan risiko keterlambatan pengadaan. Oleh karena itu, tenaga profesional perlu menguasai pendekatan pengadaan yang terstruktur agar setiap keputusan pembelian memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan mendukung pencapaian target bisnis.

Dalam lingkungan bisnis yang semakin kompetitif, perusahaan menghadapi tantangan berupa perubahan harga pasar, ketidakpastian ketersediaan material, perbedaan kualitas pemasok, serta kebutuhan untuk memenuhi target efisiensi biaya. Kondisi tersebut menuntut tim procurement agar tidak hanya berorientasi pada harga terendah, tetapi juga mempertimbangkan total biaya kepemilikan (Total Cost of Ownership), kualitas produk, ketepatan pengiriman, layanan purnajual, dan risiko yang mungkin muncul selama masa kerja sama. Harga pembelian yang rendah belum tentu menghasilkan penghematan apabila perusahaan harus menanggung biaya perbaikan, pengiriman tambahan, atau penghentian operasional akibat barang yang tidak sesuai spesifikasi. Melalui Training Procurement, peserta mempelajari cara mengevaluasi berbagai faktor tersebut secara objektif sehingga perusahaan dapat mengambil keputusan pengadaan yang lebih tepat dan berkelanjutan.

Tahap perencanaan menjadi fondasi penting dalam proses procurement karena kesalahan dalam memperkirakan kebutuhan dapat menimbulkan kelebihan persediaan, kekurangan material, serta pemborosan anggaran. Peserta akan memahami pentingnya menyusun spesifikasi teknis yang jelas, menentukan prioritas kebutuhan, memperkirakan waktu pengadaan, dan menyelaraskan rencana pembelian dengan anggaran perusahaan. Selain itu, pelatihan membahas penyusunan dokumen permintaan penawaran, evaluasi administrasi dan teknis, perbandingan harga, serta penentuan kriteria pemilihan vendor. Dengan proses yang sistematis, perusahaan dapat meningkatkan transparansi pengadaan, memperjelas dasar pengambilan keputusan, dan mengurangi potensi kesalahan akibat informasi yang tidak lengkap.

Kemampuan bernegosiasi juga menjadi kompetensi penting bagi profesional procurement. Negosiasi yang efektif tidak semata-mata bertujuan memperoleh potongan harga, tetapi juga menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak dalam aspek kualitas, jadwal pengiriman, termin pembayaran, garansi, layanan, dan ketentuan kontrak. Peserta akan mempelajari teknik komunikasi profesional, strategi menghadapi penawaran pemasok, identifikasi ruang negosiasi, serta penyusunan kesepakatan yang terukur. Di samping itu, pengelolaan hubungan dengan vendor perlu dilakukan secara profesional melalui evaluasi kinerja berkala, komunikasi yang konsisten, dan penyelesaian masalah berdasarkan bukti serta ketentuan yang telah disepakati. Pendekatan tersebut dapat membantu perusahaan membangun kemitraan yang produktif sekaligus menjaga kesinambungan pasokan.

Aspek kepatuhan dan pengendalian risiko turut menentukan keberhasilan proses pengadaan. Perusahaan perlu memastikan bahwa setiap transaksi mengikuti prosedur internal, memiliki dokumentasi yang memadai, serta menerapkan pemisahan kewenangan untuk mengurangi risiko penyimpangan. Dalam praktiknya, risiko procurement dapat berupa konflik kepentingan, ketergantungan pada pemasok tertentu, ketidaksesuaian barang, keterlambatan pengiriman, hingga lemahnya pengawasan terhadap pelaksanaan kontrak. Karena itu, peserta perlu memahami cara mengidentifikasi risiko, menetapkan langkah mitigasi, memeriksa kelengkapan dokumen, dan memantau kepatuhan vendor terhadap persyaratan yang telah ditentukan. Prinsip transparansi, akuntabilitas, persaingan yang sehat, dan integritas menjadi landasan penting dalam membangun proses pengadaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penerapan teknologi turut mengubah cara perusahaan menjalankan procurement. Sistem pengadaan elektronik, basis data pemasok, analisis pengeluaran, dan pemantauan kinerja berbasis indikator membantu organisasi memperoleh informasi yang lebih terstruktur untuk mendukung keputusan pembelian. Peserta perlu memahami pemanfaatan data untuk mengevaluasi tren harga, mengidentifikasi peluang penghematan, menilai ketepatan pengiriman, serta mengukur kualitas layanan vendor. Sejalan dengan perkembangan tersebut, Chartered Institute of Procurement & Supply (CIPS) menekankan pentingnya kompetensi profesional, pengelolaan risiko, dan penciptaan nilai dalam fungsi procurement melalui berbagai panduan serta kerangka pengembangan profesinya. Pemanfaatan informasi secara tepat dapat membantu tim pengadaan meningkatkan akurasi evaluasi dan memperkuat koordinasi dengan bagian keuangan, gudang, operasional, serta pengguna barang dan jasa.

Melalui Training Procurement, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tahapan pengadaan, mulai dari identifikasi kebutuhan hingga evaluasi hasil pembelian. Pelatihan ini dirancang untuk membantu profesional meningkatkan keterampilan analitis, mengembangkan strategi pemilihan pemasok, memperkuat kemampuan negosiasi, dan menerapkan pengendalian yang sesuai dengan kebijakan perusahaan. Pembahasan dapat dilengkapi dengan studi kasus agar peserta mampu menghubungkan konsep dengan situasi yang sering dijumpai di lingkungan kerja. Dengan kompetensi yang semakin baik, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi biaya, menjaga kualitas barang dan jasa, mengurangi risiko gangguan pasokan, serta membangun proses pengadaan yang transparan dan berorientasi pada hasil. Investasi dalam pengembangan kemampuan procurement menjadi langkah strategis untuk mendukung kelancaran operasional dan meningkatkan daya saing perusahaan dalam jangka panjang.

Tujuan Training

  1. Meningkatkan pemahaman peserta mengenai proses procurement, mulai dari perencanaan kebutuhan hingga evaluasi hasil pengadaan.
  2. Mengembangkan kemampuan dalam menyeleksi, menilai, dan memantau kinerja pemasok berdasarkan kriteria yang objektif.
  3. Memperkuat keterampilan negosiasi untuk memperoleh kesepakatan yang optimal dari aspek harga, kualitas, waktu pengiriman, dan ketentuan pembayaran.
  4. Meningkatkan efektivitas pengendalian biaya, dokumentasi, kepatuhan prosedur, serta mitigasi risiko dalam kegiatan pengadaan.
  5. Mendorong penerapan strategi procurement yang transparan, efisien, dan selaras dengan kebutuhan operasional serta sasaran bisnis perusahaan.

Materi Training

  1. Fundamental Procurement: konsep, fungsi, prinsip, dan peran strategis pengadaan dalam perusahaan.
  2. Procurement Planning: identifikasi kebutuhan, penyusunan spesifikasi, penjadwalan, dan perencanaan anggaran.
  3. Supplier Sourcing and Selection: pencarian pemasok, prakualifikasi, evaluasi penawaran, dan penetapan vendor.
  4. Request for Quotation (RFQ) dan Tender: penyusunan dokumen permintaan penawaran serta proses evaluasi administrasi, teknis, dan komersial.
  5. Cost Analysis dan Total Cost of Ownership: analisis harga, biaya siklus hidup, peluang penghematan, dan pengendalian pengeluaran.
  6. Negotiation Skills: teknik negosiasi harga, kualitas, termin pembayaran, jadwal pengiriman, dan persyaratan kerja sama.
  7. Contract and Purchase Order Management: penyusunan, pemeriksaan, pemantauan, dan pengendalian dokumen kontrak serta pesanan pembelian.
  8. Supplier Relationship and Performance Management: pengukuran kinerja vendor, evaluasi berkala, penanganan keluhan, dan pengembangan hubungan pemasok.
  9. Procurement Risk, Compliance, and Ethics: identifikasi risiko, pengendalian internal, pencegahan konflik kepentingan, serta penerapan integritas pengadaan.
  10. Digital Procurement dan Studi Kasus: pemanfaatan sistem pengadaan elektronik, analisis data pembelian, indikator kinerja, dan simulasi penyelesaian masalah pengadaan.

Fasilitas Training

  • FREE Airport Pickup Service (Gratis Antar Jemput Hotel/Bandara)*
  • FREE Akomodasi ke Tempat Pelatihan bagi Peserta*
  • Module / Hand-out
  • FREE Flash disk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or Backpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi Photo, Block note, ATK, Etc.)
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch, & 1x Dinner
  • FREE Exclusive Souvenir
  • Training Room Full AC And Multimedia
Sasaran Peserta
    Procurement Manager, Procurement Supervisor, Procurement Officer, Procurement Staff, Procurement Specialist, Procurement Analyst, Head of Procurement, Purchasing Manager, Purchasing Supervisor, Purchasing Officer

Informasi Pelatihan

  • Kategori Manajemen
  • Nomor Whatsapp    6282322726115
  • Email cro.lokalmedia@gmail.com   
  • Tanggal Training 26 November 2026 - 27 November 2026
  • Harga Rp 9.850.000
  • Lokasi Yogyakarta
  • Hotel

    No data available

  • Nama penyelenggara LOKAL MEDIA TRAINING
    ★ ★ ★ ★ ★ ★

    4.4 / 5 (295 responden)

  • Kunjungi Website

Silabus Terkait