TRAINING PREVENTIVE MAINTENANCE MANAGEMENT

training-preventive-maintenance-management-1

Deskripsi Pelatihan

Dalam dunia industri modern yang menuntut efisiensi tinggi dan ketersediaan aset yang maksimal, pendekatan pemeliharaan reaktif yang menunggu kerusakan terjadi sebelum bertindak telah terbukti tidak lagi memadai. Setiap kerusakan mesin yang tidak terduga tidak hanya menghentikan produksi, tetapi juga menimbulkan biaya perbaikan darurat yang jauh lebih mahal, keterlambatan pengiriman, serta risiko keselamatan bagi pekerja. Training Preventive Maintenance Management hadir sebagai program pelatihan yang berlandaskan pada prinsip prinsip manajemen pemeliharaan industri yang dikemukakan oleh Anthony Kelly dalam bukunya yang berjudul Maintenance Planning and Control. Program ini membekali peserta dengan keterampilan esensial untuk merancang, menerapkan, dan mengelola strategi perawatan preventif secara sistematis, mengubah pemeliharaan dari pusat biaya menjadi investasi strategis yang meningkatkan keandalan dan produktivitas.

Pelatihan ini dimulai dengan membangun pemahaman tentang filosofi dan evolusi manajemen pemeliharaan, dari pendekatan reaktif hingga prediktif dan preskriptif. Peserta akan mempelajari konsep fundamental seperti batasan antara preventive maintenance dan corrective maintenance, serta bagaimana menentukan strategi yang paling tepat untuk setiap jenis aset berdasarkan kriteria kekritisan dan dampaknya terhadap operasional. Mereka juga akan diperkenalkan pada konsep Reliability Centered Maintenance atau RCM yang membantu mengidentifikasi tugas perawatan yang benar benar diperlukan, bukan sekadar mengikuti jadwal yang kaku.

Inti dari pelatihan ini adalah penguasaan siklus manajemen pemeliharaan preventif yang mencakup perencanaan, penjadwalan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta akan mempelajari cara menyusun rencana perawatan yang komprehensif, termasuk menentukan interval inspeksi yang optimal berdasarkan rekomendasi pabrikan, data historis kerusakan, serta analisis kondisi operasional. Mereka juga akan dilatih dalam teknik penjadwalan pekerjaan pemeliharaan yang meminimalkan gangguan terhadap produksi, dengan mempertimbangkan ketersediaan sumber daya manusia, suku cadang, dan alat kerja. Prinsip prinsip dari Anthony Kelly tentang integrasi antara perencanaan jangka panjang dan pengendalian operasional harian akan menjadi kerangka kerja utama dalam sesi ini.

Aspek pengendalian dan pengukuran kinerja juga menjadi fokus penting. Peserta akan mempelajari berbagai indikator kunci yang digunakan untuk mengevaluasi efektivitas program pemeliharaan preventif, seperti Mean Time Between Failures atau MTBF, Mean Time To Repair atau MTTR, Overall Equipment Effectiveness atau OEE, serta Planned Maintenance Percentage. Mereka akan belajar menganalisis data ini untuk mengidentifikasi area perbaikan, mengoptimalkan interval perawatan, dan menjustifikasi investasi dalam program pemeliharaan kepada manajemen. Pelatihan ini juga menekankan pentingnya dokumentasi dan sistem manajemen pemeliharaan terkomputerisasi atau CMMS untuk memastikan pelacakan yang akurat dan perbaikan berkelanjutan.

Pentingnya pelatihan ini tidak dapat diremehkan. Dengan menerapkan manajemen pemeliharaan preventif yang efektif, perusahaan dapat mengurangi downtime mesin secara signifikan, memperpanjang umur pakai peralatan, menekan biaya perbaikan darurat yang mahal, serta meningkatkan keselamatan kerja dengan mengurangi risiko kegagalan peralatan yang berbahaya. Pada akhirnya, pelatihan ini membekali para profesional pemeliharaan dengan kerangka kerja yang terbukti secara ilmiah dan praktis untuk mengelola aset industri secara proaktif, memastikan operasional produksi berjalan lancar, dan mendukung pencapaian target bisnis perusahaan secara keseluruhan.

Tujuan Training

  1. Memahami prinsip preventive maintenance dan strategi perawatan
  2. Mampu menyusun jadwal pemeliharaan rutin dan inspeksi mesin
  3. Menguasai teknik analisis kondisi peralatan
  4. Mengurangi downtime dan meningkatkan produktivitas mesin
  5. Meningkatkan efisiensi biaya perawatan dan keselamatan kerja

Materi Training

  1. Triangle Maintenance System dan integrasinya dengan ISO 9001
  2. Regulasi, prosedur, perencanaan, checklist, dan pelaporan maintenance
  3. Penentuan kondisi ideal mesin (Fundamental Function & Fundamental Condition)
  4. Manajemen jumlah mesin dan personel maintenance
  5. Pengukuran kualitas pekerjaan maintenance
  6. Manajemen inventori dan ketersediaan spare part
  7. Perhitungan efektivitas mesin dan pembuatan laporan kinerja
  8. Peningkatan performa mesin melalui metode Pareto
  9. Pengendalian biaya maintenance dan strategi cost reduction

Fasilitas Training

  1. Modul / Handout (Hard Copy/Soft Copy)
  2. Instruktur Berkompeten
  3. Softfile Foto Training
  4. Sertifikat Pelatihan
  5. Sudah termasuk PPh 23 dan PPh Final
Sasaran Peserta
    Maintenance Supervisor dan Engineer, Maintenance Planner, Reliability Engineer, Teknisi Senior dan Team Leader, Plant Manager dan Operation Manager

Informasi Pelatihan

  • Kategori Engineering
  • Nomor Whatsapp    6282328035323
  • Email fatika2@gmail.com   
  • Tanggal Training 16 November 2026 - 17 November 2026
  • Harga Rp 5.500.000
  • Lokasi Yogyakarta
  • Hotel

    No data available

  • Nama penyelenggara SQN TRAINING
    ★ ★ ★ ★ ★ ★

    4.6 / 5 (61 responden)

  • Kunjungi Website

Silabus Terkait