TRAINING LEGAL AND COMPLIANCE RISK MANAGEMENT
Deskripsi Pelatihan
TRAINING LEGAL AND COMPLIANCE RISK MANAGEMENT
Dalam dunia bisnis yang semakin kompleks, dinamis, dan terhubung secara global, setiap organisasi menghadapi berbagai risiko yang dapat memengaruhi keberlangsungan usaha, reputasi, hingga stabilitas keuangan perusahaan. Salah satu risiko yang memiliki dampak paling signifikan adalah risiko hukum (legal risk) dan risiko kepatuhan (compliance risk). Perubahan regulasi yang semakin cepat, meningkatnya tuntutan transparansi, berkembangnya standar tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance/GCG), serta meningkatnya pengawasan dari regulator menjadikan pengelolaan risiko hukum dan kepatuhan sebagai fungsi strategis dalam organisasi modern.
Training Legal and Compliance Risk Management dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai konsep, prinsip, metode, serta implementasi pengelolaan risiko hukum dan kepatuhan yang efektif sesuai dengan praktik terbaik (best practices) dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelatihan ini membantu peserta memahami bagaimana mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, mengendalikan, serta memonitor berbagai risiko hukum yang dapat muncul dari aktivitas operasional, kontrak bisnis, hubungan ketenagakerjaan, pengadaan barang dan jasa, perlindungan data, perpajakan, lingkungan, hingga hubungan dengan regulator.
Dalam era digital, perusahaan juga menghadapi tantangan baru berupa regulasi perlindungan data pribadi, keamanan informasi, transaksi elektronik, anti pencucian uang (AML), anti penyuapan (Anti-Bribery), anti korupsi, perlindungan konsumen, serta standar Environmental, Social, and Governance (ESG). Seluruh aspek tersebut membutuhkan sistem kepatuhan yang terintegrasi agar perusahaan mampu meminimalkan potensi pelanggaran hukum sekaligus meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan.
Pelatihan ini menjelaskan secara sistematis bagaimana membangun Compliance Management System (CMS) yang efektif, mulai dari penyusunan kebijakan perusahaan, kode etik (Code of Conduct), standar operasional prosedur (SOP), mekanisme pelaporan pelanggaran (Whistleblowing System), hingga program monitoring dan audit kepatuhan. Peserta juga akan mempelajari bagaimana budaya kepatuhan dapat dibangun melalui komitmen manajemen, komunikasi internal, pelatihan berkala, serta pengawasan yang konsisten.
Selain aspek kepatuhan, pelatihan ini memberikan penekanan pada proses manajemen risiko hukum yang dimulai dari identifikasi sumber risiko, penilaian tingkat kemungkinan (likelihood) dan dampak (impact), penyusunan risk register, penentuan risk owner, penyusunan mitigation plan, hingga evaluasi efektivitas pengendalian yang telah diterapkan. Peserta akan memahami hubungan antara legal risk management dengan Enterprise Risk Management (ERM), Corporate Governance, Internal Control, Internal Audit, serta fungsi pengawasan lainnya.
Salah satu tantangan utama perusahaan adalah pengelolaan kontrak bisnis yang tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administratif, tetapi juga sebagai instrumen mitigasi risiko hukum. Oleh karena itu, pelatihan ini membahas bagaimana melakukan legal review terhadap kontrak, mengenali klausul-klausul kritis, memahami alokasi risiko dalam kontrak, menyusun klausul perlindungan perusahaan, serta mengantisipasi potensi sengketa hukum di masa mendatang.
Pelatihan juga mengulas pentingnya due diligence dalam berbagai aktivitas bisnis, termasuk proses pengadaan, kerja sama bisnis, investasi, merger dan akuisisi, maupun pemilihan vendor. Melalui due diligence yang tepat, perusahaan dapat mengidentifikasi potensi risiko hukum sebelum keputusan bisnis diambil sehingga mengurangi kemungkinan timbulnya kerugian finansial maupun reputasi.
Aspek investigasi internal juga menjadi bagian penting dalam pelatihan ini. Peserta akan memahami tahapan penanganan dugaan pelanggaran hukum maupun pelanggaran kepatuhan, mulai dari penerimaan laporan, pengumpulan bukti, wawancara, analisis fakta, penyusunan laporan investigasi, hingga rekomendasi tindakan korektif. Materi ini sangat relevan bagi organisasi yang ingin meningkatkan efektivitas sistem pengendalian internal.
Selain memahami regulasi nasional, peserta juga akan diperkenalkan dengan berbagai standar internasional yang banyak digunakan dalam pengelolaan kepatuhan dan risiko, seperti ISO 31000 Risk Management, ISO 37301 Compliance Management Systems, ISO 37001 Anti-Bribery Management Systems, COSO Enterprise Risk Management Framework, serta prinsip-prinsip Good Corporate Governance. Pemahaman terhadap standar internasional ini membantu organisasi meningkatkan daya saing sekaligus memenuhi ekspektasi investor, mitra bisnis, maupun regulator.
Pelatihan ini juga membahas bagaimana perusahaan dapat mengembangkan indikator risiko utama (Key Risk Indicators/KRI) dan indikator kepatuhan (Compliance Indicators) sebagai alat monitoring yang efektif. Peserta akan mempelajari penyusunan dashboard kepatuhan, pelaporan kepada manajemen, analisis tren pelanggaran, serta evaluasi efektivitas program kepatuhan yang telah berjalan.
Dalam implementasinya, fungsi legal dan compliance tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan koordinasi lintas fungsi dengan divisi operasional, SDM, keuangan, pengadaan, teknologi informasi, audit internal, hingga manajemen puncak. Oleh karena itu, pelatihan ini menekankan pentingnya komunikasi, kolaborasi, dan integrasi dalam membangun sistem manajemen risiko hukum dan kepatuhan yang menyeluruh.
Perusahaan juga perlu mempersiapkan strategi dalam menghadapi pemeriksaan regulator, audit eksternal, maupun proses litigasi. Pelatihan ini membekali peserta dengan teknik penyusunan dokumentasi kepatuhan, pengelolaan bukti hukum, penyusunan laporan kepada regulator, hingga langkah-langkah mitigasi apabila terjadi sengketa hukum.
Melalui studi kasus yang diambil dari berbagai sektor industri seperti perbankan, manufaktur, pertambangan, minyak dan gas, telekomunikasi, kesehatan, energi, logistik, maupun BUMN, peserta akan memperoleh pengalaman praktis dalam menganalisis berbagai bentuk risiko hukum yang sering terjadi. Setiap studi kasus akan dikaitkan dengan penyusunan strategi mitigasi yang realistis dan dapat langsung diterapkan di lingkungan kerja masing-masing.
Pelatihan ini menggunakan pendekatan interaktif melalui diskusi kelompok, simulasi identifikasi risiko, penyusunan risk register, workshop compliance mapping, analisis kontrak, role play investigasi internal, serta pembahasan best practices dari perusahaan-perusahaan yang telah berhasil membangun budaya kepatuhan yang kuat.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai risiko hukum dan kepatuhan secara lebih dini, menyusun strategi mitigasi yang efektif, meningkatkan kualitas pengendalian internal, memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, serta mendukung terciptanya tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Kemampuan tersebut akan membantu organisasi mengurangi potensi kerugian hukum, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat reputasi perusahaan, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Dengan semakin berkembangnya tuntutan regulator, meningkatnya ekspektasi investor, serta semakin tingginya risiko bisnis global, kompetensi dalam bidang Legal and Compliance Risk Management menjadi kebutuhan penting bagi seluruh organisasi, baik sektor swasta, BUMN, lembaga pemerintah, maupun organisasi nirlaba. Pelatihan ini menjadi investasi strategis dalam membangun organisasi yang patuh, tangguh, adaptif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan hukum di masa depan.
Tujuan Training
- Memahami konsep, prinsip, dan kerangka kerja Legal Risk Management serta Compliance Risk Management sesuai praktik terbaik dan regulasi yang berlaku.
- Meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan mengendalikan risiko hukum serta risiko kepatuhan perusahaan.
- Membekali peserta dengan teknik menyusun program kepatuhan, Compliance Management System (CMS), serta strategi mitigasi risiko hukum yang efektif.
- Mengembangkan kemampuan melakukan legal review, contract risk assessment, compliance monitoring, dan investigasi terhadap pelanggaran kepatuhan.
- Mendukung penerapan Good Corporate Governance (GCG), Enterprise Risk Management (ERM), dan budaya kepatuhan yang berkelanjutan di organisasi.
Materi Training
- Konsep Dasar Legal Risk Management dan Compliance Risk Management.
- Regulasi, Good Corporate Governance (GCG), dan Enterprise Risk Management (ERM).
- Teknik Identifikasi, Analisis, dan Penilaian Risiko Hukum serta Risiko Kepatuhan.
- Penyusunan Legal Risk Register dan Compliance Risk Register.
- Compliance Management System (CMS), Code of Conduct, dan Whistleblowing System.
- Contract Risk Assessment, Legal Drafting, dan Legal Review sebagai Mitigasi Risiko.
- Due Diligence, Vendor Compliance, serta Third Party Risk Management.
- Investigasi Internal, Penanganan Pelanggaran Kepatuhan, dan Penyusunan Corrective Action Plan.
- Monitoring, Audit Compliance, Key Risk Indicators (KRI), serta Compliance Reporting.
- Studi Kasus Implementasi Legal and Compliance Risk Management serta Penyusunan Action Plan.
Fasilitas Training
- Meeting Room Hotel sudah termasuk Coffee Break 2x, dan Lunch 1x
- Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari
- Sudah termasuk PPH Pasal 23
- Sertifikat
- Training Kit (Modul, Nametag, Ballpoint, Blocknote, ATK, Dokumentasi, etc)
- Souvenir Exclusive (Tas ekslusif, Kaos, Tumbler, Goodie Bag, etc)
-
Legal Manager, Legal Officer, Corporate Secretary, Compliance Officer, Internal Auditor, dan Risk Management Officer.
Informasi Pelatihan
- Kategori Legal
-
Nomor Whatsapp
6281283928224
- Email info.pusattraining@gmail.com
- Tanggal Training 15 Desember 2026 - 16 Desember 2026
- Harga Rp 9.000.000
- Lokasi Jakarta
- Hotel Amaris la codefin kemang
- Nama penyelenggara PUSAT TRAINING INDONESIA
4.5 / 5 (211 responden)
- Kunjungi Website