TRAINING WITHIN INDUSTRI - JOB INSTRUCTION

Informasi Pelatihan

Detail Pelatihan

Training Within Industry – Job Instruction

Di tengah persaingan dunia industri yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk memiliki sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu bekerja secara konsisten sesuai standar operasional. Namun pada kenyataannya, masih banyak organisasi yang menghadapi tantangan dalam proses transfer pengetahuan kerja, seperti perbedaan cara kerja antar karyawan, kurangnya standar pelatihan yang sistematis, hingga kesalahan kerja yang berulang akibat instruksi yang tidak jelas. Kondisi ini tentu dapat berdampak pada penurunan produktivitas, kualitas hasil kerja, serta meningkatnya risiko kesalahan operasional.

Salah satu pendekatan yang terbukti efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah metode Training Within Industry (TWI) – Job Instruction (JI). Metode ini menekankan pada teknik memberikan instruksi kerja yang terstruktur, jelas, dan mudah dipahami sehingga karyawan dapat mempelajari pekerjaan dengan cepat, benar, dan aman. Melalui penerapan TWI Job Instruction (JI), perusahaan diharapkan mampu menciptakan standar kerja yang seragam, meningkatkan efisiensi proses pelatihan, serta membangun budaya kerja yang lebih disiplin dan produktif.

Keterkaitan Job Instruction Di Dalam Sektor Industri

Dalam kawasan sektor industri, kegiatan operasional berjalan dengan tingkat kompleksitas yang tinggi, diketahui dari banyaknya proses kerja yang saling terhubung, penggunaan mesin dan teknologi, serta tuntutan standar kualitas yang ketat. Setiap tahapan pekerjaan membutuhkan ketepatan, konsistensi, dan kepatuhan terhadap prosedur agar proses produksi dapat berlangsung secara efisien dan aman. Di sinilah Job Instruction memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan aktivitas industri, karena metode ini berperan sebagai jembatan dalam memastikan setiap pekerja memahami cara kerja yang benar sesuai standar yang telah ditetapkan perusahaan.

Melalui pendekatan Job Instruction, proses transfer pengetahuan kerja di lingkungan industri menjadi lebih sistematis dan terstruktur. Instruktur atau atasan tidak hanya menjelaskan pekerjaan secara lisan, tetapi juga menunjukkan langkah-langkah kerja, menekankan poin penting, serta memastikan pekerja memahami alasan di balik setiap prosedur. Hal ini sangat relevan di kawasan industri yang memiliki tingkat turnover tenaga kerja cukup tinggi dan kebutuhan pelatihan cepat, sehingga perusahaan dapat menjaga stabilitas kualitas produksi meskipun terjadi pergantian tenaga kerja.

Selain itu, penerapan Job Instruction juga berkontribusi pada terciptanya budaya kerja yang disiplin dan berorientasi pada keselamatan. Dengan instruksi yang jelas dan standar kerja yang seragam, risiko kesalahan operasional, kecelakaan kerja, serta pemborosan waktu dan bahan dapat diminimalkan. Oleh karena itu, dalam konteks sektor industri, Job Instruction tidak hanya berfungsi sebagai metode pelatihan, tetapi juga menjadi bagian penting dari sistem manajemen operasional yang mendukung produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan kinerja perusahaan. Sehinggu, diperlukan pelatihan yang komprehensif dan dengan Lembaga yang kompeten terutama untuk para leader untuk dapat menerapkan metode Training Within Industry – Job Instruction (TWI-JI) kepada operator-operator yang ada dibawah anda sehingga dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas di perusahaan anda.

Pada pelatihan ini, anda akan diberikan wawasan tentang:

1. Pengenalan TWI dan TWI – JI

2. Tujuan dan Manfaat TWI – JI

3. 4 Langkah Utama Job Instruction

4. Teknik Menguraikan Pekerjaan ( Job Breakdown Sheet )

5. Peran Instruksi Kerja

6. Coaching dan Evaluasi Kinerja Pekerja

7. Rencana Tindak Lanjut ( Acti

on Plan )

8. DLL

Pelatihan Training Within Industry – Job Instruction (TWI–JI) diselenggarakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 10 – 11 Februari 2026, secara In House Training oleh PT. Sumitomo Electric Indonesia (SEI) Jakarta bekerja sama dengan Konsultan Pelatihan Indonesia (KPI) selaku lembaga pelatihan terkemuka. Kegiatan ini menghadirkan seorang narasumber profesional yang telah berpengalaman luas di bidang industri sekaligus memiliki kompetensi dalam pengembangan kepemimpinan. Pelatihan diikuti oleh 21 peserta yang seluruhnya berasal dari departemen produksi di berbagai perusahaan manufaktur di bawah naungan PT. Sumitomo Electric Grup.

Kegiatan pelatihan diawali dengan pre-test yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana pemahaman awal peserta mengenai konsep Job Instruction dan praktik pelatihan kerja di lingkungan industri. Setelah itu, suasana pelatihan dibuat lebih cair melalui sesi ice breaking, yang dirancang untuk meningkatkan interaksi, membangun kenyamanan, serta mendorong partisipasi aktif peserta selama proses pembelajaran berlangsung.

Memasuki sesi inti, narasumber menyampaikan materi mengenai pengenalan Training Within Industry – Job Instruction, meliputi konsep dasar, manfaat, serta langkah-langkah sistematis dalam memberikan instruksi kerja yang efektif kepada operator. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan diselingi diskusi dan tanya jawab, sehingga peserta dapat mengaitkan teori dengan pengalaman nyata yang mereka hadapi di lapangan.

Pada sesi setelah ishoma, peserta mengikuti simulasi roleplay yang berfokus pada praktik penerapan Job Instruction dari seorang leader kepada operator di bawahnya. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih keterampilan komunikasi instruksional sekaligus membekali peserta dalam menghadapi berbagai permasalahan nyata di lingkungan kerja. Dalam diskusi simulasi, terungkap bahwa peserta kerap menghadapi isu internal operator, seperti masalah rumah tangga, kondisi keuangan imbas dari judi online, maupun kurang nya kesadaran akan keselamatan kerja, yang nanti nya dapat memengaruhi kinerja dan konsentrasi kerja.

Menanggapi hal tersebut, narasumber menekankan bahwa seorang leader tidak hanya berperan sebagai pemberi instruksi, tetapi juga sebagai pembimbing yang mampu mendengar, menunjukkan empati, memberikan solusi, serta terbuka terhadap masukan dari operator. Sikap kepemimpinan yang humanis dan komunikatif diyakini mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, sehingga operator akan lebih mudah menerima instruksi dan menjalankan pekerjaan sesuai standar yang ditetapkan perusahaan.

Memasuki hari kedua, pelatihan lebih dititikberatkan pada kegiatan games interaktif yang dirancang selaras dengan materi Training Within Industry – Job Instruction (TWI–JI). Kegiatan diawali dengan sesi ice breaking untuk kembali membangun energi dan semangat peserta sebelum memasuki materi lanjutan. Setelah itu, narasumber memberikan penguatan konsep dengan menjelaskan keterkaitan antara metode 5S dan Kaizen dalam penerapan TWI–JI, terutama dalam konteks budaya kerja perusahaan Jepang yang sangat menekankan pada prinsip continuous improvement atau perbaikan berkelanjutan. Peserta diajak memahami bahwa instruksi kerja yang baik tidak hanya memastikan pekerjaan dilakukan dengan benar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kerapihan, efisiensi, dan peningkatan kualitas proses kerja secara konsisten.

Setelah jeda Ishoma, kegiatan dilanjutkan dengan permainan kelompok yang menuntut peserta untuk menerapkan metode Job Instruction dalam situasi simulatif. Melalui permainan tersebut, peserta dilatih untuk menyusun strategi, membagi peran, serta memberikan instruksi yang jelas dan efektif kepada anggota tim dalam menyelesaikan sebuah tugas. Suasana pelatihan menjadi semakin hidup karena peserta terlihat sangat antusias, aktif berdiskusi, dan menikmati setiap tahapan kegiatan yang berlangsung.

Antusiasme peserta juga tercermin dari feedback positif yang diberikan pada akhir pelatihan. Sebagian besar peserta menyampaikan bahwa mereka semakin memahami makna dan manfaat penerapan TWI–JI dalam aktivitas kerja sehari-hari, khususnya dalam meningkatkan efektivitas komunikasi antara leader dan operator. Peningkatan pemahaman ini turut dibuktikan melalui hasil post-test yang menunjukkan kenaikan nilai secara signifikan dibandingkan dengan hasil pre-test pada hari pertama.

Sebagai penutup kegiatan, panitia memberikan apresiasi berupa hadiah kepada beberapa peserta yang dinilai paling aktif selama pelatihan berlangsung. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai tanda partisipasi, dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan serta keberhasilan penyelenggaraan pelatihan selama dua hari tersebut.

Secara keseluruhan, pelatihan ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui kombinasi materi konseptual, diskusi, serta praktik langsung, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi peserta dalam menerapkan Job Instruction secara efektif, sekaligus memperkuat peran kepemimpinan di lingkungan produksi guna mendukung peningkatan kinerja dan produktivitas perusahaan.

Bagi perusahaan maupun profesional yang ingin meningkatkan kompetensi SDM melalui pelatihan yang aplikatif, interaktif, dan berbasis kebutuhan industry serta bidang-bidang lainnya, Konsultan Pelatihan Indonesia (KPI) siap menjadi mitra pengembangan terbaik Anda. Dengan didukung narasumber berpengalaman serta program yang dirancang sesuai tantangan dunia kerja, KPI berkomitmen membantu organisasi menciptakan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan siap menghadapi perubahan. Mari bergabung bersama KPI dan wujudkan peningkatan kinerja perusahaan Anda melalui pelatihan yang berdampak nyata. Untuk mengetahui paket pelatihan lain, anda dapat menghubungi marketing kami melalui WA 0812 – 9778 – 3529.

 

Testimoni Peserta

15 testimoni
A
A*******
Peserta training
Nilai: 10 / 10

“Tetap pertahankan”

R
R***** E********
Peserta training
Nilai: 10 / 10

“Sudah puas”

R
R**** A**** F****
Peserta training
Nilai: 9 / 10

“Tidak ada kritik dan saran, kesan cukup menghibur dan membuat suasana cair”

P
P**** S**** N** C******
Peserta training
Nilai: 10 / 10

“Lebih semangat aja ya pak rizky”

C
C**** H*******
Peserta training
Nilai: 10 / 10

“Mantap game nya, ramah.”

I
I**** M****
Peserta training
Nilai: 9 / 10

“Sudah bagus, kalau bisa lebih formal tapi tetap santai”

D
D** W***** L
Peserta training
Nilai: 10 / 10

“Sudah bagus dan Tetap dipertahankan”

J
J*** A*** T********
Peserta training
Nilai: 8 / 10

“Sangat bermanfaat”

W
W****** E** S******
Peserta training
Nilai: 9 / 10

“CS sudah cukup responsif dan ramah dalam memberikan informasi.”

U
U**** Z****
Peserta training
Nilai: 8 / 10

“Saat mengesankan waktu trainer memberikan arahan setelah tidak fokus”

A
A**** M***
Peserta training
Nilai: 9 / 10

“Sudah bagus”

M
M******
Peserta training
Nilai: 10 / 10

“Tempatnya kurang besar”

D
D*** J******
Peserta training
Nilai: 9 / 10

“Nihil”

A
A* N*** R***** G*******
Peserta training
Nilai: 8 / 10

“Sudah bagus, tingkatkan lagi performance nya..”

Y
Y**** V******** L*******
Peserta training
Nilai: 10 / 10

“Training Within Industry Job Intruction ini sangat menyenangkan, serta dapat menambah ilmu dan wawasan saya dalam memberi job intruction.”

Pasti Jalan